Pengajian bersama SYAIKHUNA ALMUKARRAM ABU TUMIN BLANG BLAHDEH di Dayah Darul Munawwarah Kuta Krueng.

0 Comments 6:00 PM


Img source: WA Grup Sahabat Yadara.

ABU TU : HAFAL SHURAH INI!

Alhamdulillah, berkesempatan mengikuti pengajian bersama SYAIKHUNA ALMUKARRAM ABU TUMIN BLANG BLAHDEH di Dayah Darul Munawwarah Kuta Krueng.

Diantara cuplikan dialog Abu dan peserta pengajian lebih kurangnya sebagai berikut:

Penanya : Ada sekelompok aliran dalam masyarakat dewasa ini yang mengatakan bahwa untuk mencapai MA’RIFAH ALLAH itu, cukup menggunakan akal saja, benarkah pendapat itu ABU?

ABU : Akal saja tidak cukup untuk MA’RIFAH ALLAH tetapi perlu kepada dalil dalil dari Al Qur’an dan Hadits.

Penanya : Tapi mereka mengatakan bahwa kekuatan akal manusia berbeda beda. Semakin tinggi kekuatan akalnya semakin tingga kemampuan ma’rifahnya. Kalau kekuatan akalnya rendah semakin rendah kemampuan ma’rifahnya.

ABU: Sebelum saya menjawab itu, saya ingin membuat suatu ilustrasi perbandingan kepada anda. Apabila anda pergi ke suatu tempat yang belum pernah anda kunjungi. Lalu anda melihat sebuah rumah yang sangat indah. Ada beberapa pertanyaan untuk anda:
Na neu teupeu rumoh nyan na ureung peuget?
(Tahukah anda rumah itu ADA PEMBUAT?)
Na neuteusoe ureung peuget?
(Tahukah anda SIAPA PEMBUATNYA?)
Na neutupat beda dua boh pertanyaan nyan (Tahukah anda beda dari dua pertanyaan itu?

Salah satu peserta lainnya menjawab: Kalau pertanyaan pertama “tahukah anda bahwa rumah itu ada PEMBUAT” Jawabannya Pasti Tahu. Kalau pertanyaan kedua “tahukah anda siapa PEMBUAT rumah itu”. Jawabannya pasti tidak tahu.

ABU : Benar sekali jawabannya.
Demikian juga adanya الصانع/Pencipta. Untuk mengetahui adanya الصانع cukup dengan dalil AKAL. Tetapi untuk mengetahui adanya ALLAH (YANG MAHA PENCIPTA) perlu kepada dalil NAQAL.

ABU mengakhiri uraiannya dengan kalimat khasnya:
APHAI NYOE/ HAFAL INI!!!

والله اعلم بالصواب

This site is using SEO Baclinks plugin created by Cocktail Family

Leave a Reply

Related Post

%d bloggers like this: