Emas dan Tanah

0 Comments 9:00 PM


Abiya H. Anwar Usman Kuta Krueng

Emas Berkata Pada Tanah.

“Coba liat dirimu, suram dan lemah. Jelek dan dekil. Apa engkau memiliki kilauan seperti aku?? Apa engkau berharga seperti aku??”

Tanah menjawab.
“Aku memang tak berkilau seperti mu, tapi aku bisa menumbuhkan buah dan bunga, bisa menumbuhkan rumput dan pohon, bisa menumbuhkan tanaman lainnya, apa kamu bisa?”
Emas pun terdiam seribu bahasa.

Dalam hidup ini banyak orang seperti emas, berharga dan menyilaukan, tetapi tidak bermanfaat bagi sesama. Sukses dalam karir, rupawan dalam paras, sukar membantu apalagi peduli.

Tapi ada juga yang posisi seperti tanah, biasa saja, bersahaja namun siap membantu kapan saja..

Makna kehidupan bukan terletak dari seberapa bernilainya diri kita, tetapi seberapa manfaatnya kita bagi orang lain.

Apalah gunanya kita sukses, kalau tidak bermanfaat bagi sesama.
Apalah arti kemakmuran, kalau tidak berbagi ke sesama.
Apalah arti kepintaran, kalau tidak memberi inspirasi bagi sekeliling kita.

Karena hidup adalah proses, ada saat nya kita memberi ada saatnya kita menerima.
Hiduplah seperti tanah..

Ma’had Aly Darul Munawwarah
Pena santri
Media Santri
Rijal Fahmi99
22032021

Sumber: fb Penampilan Santri

This site is using SEO Baclinks plugin created by Cocktail Family

Leave a Reply

Related Post

Mutiara Ramadhan Hari Ke 4Mutiara Ramadhan Hari Ke 4



Mutiara Ramadhan hari ke-4Bulan Ramadhan yang Diberkahi dengan Satu Malam yang lebih baik dari 1000 Bulan. ﻗَﺪْ ﺟَﺎﺀَﻛُﻢْ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥُ، ﺷَﻬْﺮٌ ﻣُﺒَﺎﺭَﻙٌ، ﺍﻓْﺘَﺮَﺽَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﺻِﻴَﺎﻣَﻪُ، ﺗُﻔْﺘَﺢُ ﻓِﻴﻪِ ﺃَﺑْﻮَﺍﺏُ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ، ﻭَﺗُﻐْﻠَﻖُ

%d bloggers like this: