TANGISAN IMAM MALIK BIN ANAS SAAT BERBUKA PUASA

0 Comments 4:48 PM


Ilustrasi

TANGISAN IMAM MALIK BIN ANAS SAAT BERBUKA PUASA

Dalam sebuah riwayat di sebutkan bahwasanya suatu ketika dibulan Ramadhan pada saat berbuka puasa Imam Malik bin Anas menangis tersedu-sedu hingga bercucuran air matanya membasahi janggut, lalu salah satu muridnya bertanya :

  • Murid : ”Wahai guruku yg mulia, ada apakah gerangan sehingga engkau menangis sedemikian sedih serta menyayat hati kami” ?, Apakah ada di antara kami yg membuat hatimu sedih, atau hidangan yang ada saat ini kurang berkenan ?
  • Imam Malik : ”Tidak, tidak, wahai murid-muridku, Sungguh kalian adalah murid-murid terbaikku dan sangat khidmah padaku, bahkan hidangan ini teramat nikmat buatku”
  • Murid : ”Lalu gerangan apakah Yang membuatmu menangis sedemikian dahsyatnya wahai guru kami tercinta?
  • Imam Malik : ”Sungguh aku pernah berbuka puasa dengan guruku Al-Imam Ja’far As-shoodiq cucu baginda Rasulullah SAW, dengan makanan yang teramat nikmat seperti saat ini, beliau berkata sambil terisak:

“WAHAI IBNU ANAS (IMAM MALIK), TAHUKAH ENGKAU, BAHWASANYA RASULULLAH SAW TERKADANG BERBUKA PUASA HANYA DENGAN 3 BUTIR KURMA DAN AIR, AKAN TETAPI RASULULLAH SAW TETAP MERASA SANGAT NIKMAT PENUH SYUKUR, BAHKAN SERING KALI RASULULLAH SAW BERBUKA PUASA HANYA DENGAN SEBUTIR KURMA DAN DIBAGI DUA DENGAN ISTRI TERCINTA AISYAH. DAN SUNGGUH RASULULLAH SAW TETAP MERASA NIKMAT PENUH SYUKUR”

“RASULULLAH SAW SEDIKIT MAKAN SAHUR DAN MAKAN BUKA PUASA, RASULULLAH SAW SANGAT BANYAK BERIBADAH DAN BERSYUKUR, RASULULLAH SAW SELALU MENDOAKAN KITA UMMATNYA YANG SERING LALAI DAN MELUPAKAN RASULULLAH. SEDANGKAN HARI INI KITA DIPENUHI DENGAN MAKANAN YANG NIKMAT DALAM BERBUKA PUASA, AKAN TETAPI SANGATLAH JAUH DARI RASA SYUKUR DAN IBADAH”.

+Imam Malik: tahukah kalian setelah berkata seperti itu, ini guruku manusia yg mulia itu (Alimam Ja’far as-shoodiq) pingsan karena tidak mampu mengenang perjuangan dan akhlak Rasulullah SAW.

Mudah mudahan kisah ini bisa menambah rasa Syukur kita, keta’atan kita dan kecinta’an kita kepada beliau (Sayyidina Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam).
امین یارب العالمین

This site is using SEO Baclinks plugin created by Cocktail Family

Leave a Reply

Related Post

%d bloggers like this: