RASULULLAH SAW MENANGIS

0 Comments 7:45 AM



📝RASULULLAH SAW MENANGIS

🍂Suatu ketika Malaikat Jibril datang mengunjungi Nabi SAW, dan beliau bersabda, “Tolong engkau gambarkan kepadaku keadaan neraka!”

🍂Malaikat Jibril berkata,
“Wahai Muhammad, api neraka itu hitam kelam, seandainya satu lubang jarum dari api neraka dijatuhkan, maka terbakarlah semua yang ada di muka bumi”

🍂Malaikat Jibril menjelaskan lagi, seandainya satu potong baju dari baju-baju yang ada di neraka digantungkan antara langit dan bumi,
niscaya penghuni bumi akan mati karena terciumnya baunya yang sangat busuk.

🍂Seandainya setetes zaqqum (makanan penduduk neraka dari pohon berduri) dilemparkan ke bumi, maka makanan penduduk bumi akan musnah.

🍂Seandainya satu saja dari 19 malaikat yang disebutkan Allah SWT dalam Al-Qur’an (Malaikat Zabaniah yang ditugaskan menyiksa penduduk neraka) muncul di tengah-tengah
penduduk bumi, niscaya mereka semua akan mati karena buruknya dari bentuk, penampilan dan rupanya

🍂Seandainya satu lingkaran dari rantai belenggu neraka seperti yang disebutkan Allah SWT dalam Al-Qur’an dibuang ke bumi, niscaya
bumi itu hancur hingga lapisan yang paling bawah, dan bumi tidak bisa ditempati lagi.

🍂Mendengar penjelasan-penjelasan tersebut, tiba-tiba Nabi SAW memotong ucapan Jibril,
“Cukup, wahai Jibril !”

🍂Kemudian beliau menangis, Malaikat Jibril ikut menangis melihat beliau menangis, maka Nabi SAW bersabda, “Wahai Jibril, mengapa engkau menangis, sedangkan kedudukan
engkau begitu dekat dengan Allah,”

🍂Jibril berkata, “Wahai Rasulullah, tidak ada kedudukanku di sisi Allah, kecuali posisiku saat ini. Dan aku (takut) diuji dengan apa yang diujikan kepada Malaikat Harut dan Marut, serta iblis yang terkutuk tersebut.”

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ

“Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad

رَبَّنَآ اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَّفِى الْاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَّقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“Rabbana atina fid-dun-ya ḥasanataw wa fil-akhirati ḥasanataw wa qina ‘azaban-nar. (QS Al Baqarah: 201).”

“Artinya: Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka.”

رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا مَعَ الْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَ
“Rabbana la taj’alna ma’al-qaumiz-zalimin.” (QS Al A’raf: 47).
“Artinya: Ya Tuhan kami, janganlah Engkau tempatkan kami bersama-sama orang-orang zalim itu.”

✍️Marilah kita senantiasa Bertaqwa kepada Allah Swt dengan sebenar – benarnya taqwa dan janganlah mati kecuali dalam keadaan Islam.Dan semoga kita semua kelak mati dalam keadaan husnul khotimah
Aamiin 🤲🤲

This site is using SEO Baclinks plugin created by Cocktail Family

Leave a Reply

Related Post

IstidrajIstidraj



As’salamualaikum warohmatullahi wabarokatuh. Bismillaah. Istidraj adalah kesenangan dan nikmat yang Allah ﷻ berikan kepada orang yang jauh dariNya yang sebenarnya itu menjadi adzab baginya apakah dia bertaubat atau semakin jauh.Sederhananya

%d bloggers like this: